Posted by: Syukron Tanzilah | May 5, 2013

Pemuda yang Dicintai Rasulullah Saw

Pernah satu kali Sayyidina Abdurrahman bin Auf, sahabat Rasulullah Saw dalam satu peperangan,, tatkala beliau sedang didalam barisan beliau menengok ke sebelah kanan didapati semua banyak anak–anak muda, beliau menengok ke sebelah kiri rata–rata yang ada anak–anak muda.

Pemuda yang Dicintai Rasulullah SawMaka tiba – tiba sedang asyiknya sudah siap menghadapi musuh, tiba – tiba ada sikutan dari samping kanannya Sayyidina Abdurrahman bin Auf, ada yang nyolek Sayyidina Abdurrahman bin Auf maka Sayyidina Abdurrahman bin Auf menoleh ke sebelah kanannya.

Ini ada anak kecil belum begitu besar, umurnya belasan tahun,

“apa yang kau mau, apa yang kau inginkan wahai anak muda?”

anak itu berkata

“wahai Abdurrahman tunjukkan padaku mana yang namanya Abu Jahal?”

 

ini anak muda ikut perang mau mencari mana yang namanya Abu Jahal.

“untuk apa kau mencari Abu Jahal”, kata Sayyidina Abdurrahman bin Auf.

Anak itu menjawab “telah sampai kepadaku kabar bahwasanya Abu Jahal itu yang selalu menyakiti Rasulullah Saw. Waktu di kota Makkah, belum hijrah ke Madinah sampai kabar kepadaku bahwasanya Abu Jahal ini orang yang selalu menyakiti Rasulullah saw, orang yang selalu mengganggu Rasulullah saw, maka tolong kau beritahu padaku ya Abdurrahman mana itu Abu Jahal, aku ingin membunuhnya?”.

Belum selesai anak ini berbicara ada colekan lagi dari sebelah kiri

“ada apa ini?”

Sayyidina Abdurrahman menoleh anak muda juga, pertanyaannya sama dengan yang sebelah kanan. Sayyidina Abdurrahman bin Auf berkata

“untuk apa kau mencari – cari Abu Jahal”,

berkata sang anak “telah sampai kepadaku bahwasanya Abu Jahal ini adalah musuh Allah yang banyak menggoda dan mengganggu Rasulullah Saw di Makkah”.

Maka Sayyidina Abdurrahman bin Auf melihat semangat dari si anak muda ini, tidak lama kemudian Sayyidina Abdurrahman bin Auf melihat itu yang namanya Abu Jahal dikelilingi oleh para musuh – musuh yang lain. Panah disebelah kirinya dan disebelah kanannya Abu Jahal, maka tatkala Sayyidina Abdurrahman bin Auf mengatakan kepada yang di sebelah kanannya “hai anak muda itulah yang namanya Abu Jahal”.

Belum sempat memberi saran, memberi petunjuk “hai hati – hati Abu Jahal orang jahat”,

belum sempat mengatakan itu langsung anak muda itu tanpa tawar – menawar langsung terjun dihadapinya itu Abu Jahal, ia lemparkan tombaknya ke dada Abu Jahal.

Si anak sebelah kiri bertanya “mana itu Abu Jahal?” Sayyidina Abdurrahman berkata “itu”.

Langsung si anak terjun menghadapi Abu Jahal, ia senang ingin membunuh Abu Jahal karena kebenciannya kepada Abu Jahal karena Abu Jahal sering menyakiti Rasulullah Saw.

Kaum pemuda dimasa Nabi Muhammad Saw, mereka rela mengorbankan nyawa mereka demi Nabi Muhammad Saw. Mereka para pemuda – pemuda yang sangat dicintai oleh Rasulullah Saw., Allahumma sholli wasallim wabaarik ‘alayh

sumber: Majelis Rasulullah saw


Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: