Posted by: Syukron Tanzilah | April 13, 2015

Ashsholatu ‘Alal Mudhollal

Al Imam Alhafidh Syeikh Abdurrahman Addiba’I mengumpulkan ciri ciri sang Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam: “Beliau saw itu selalu dipayungi oleh awan dan diikuti oleh kabut tipis, hidung beliau saw lurus dan indah, Bibirnya bagaikan huruf Miim (kiasan bahwa bibir beliau tak terlalu lebar tak pula sempit dan sangat indah),
Kedua alisnya bagaikan huruf Nuun, (kiasan bahwa alis beliau itu tebal dan sangat hitam dan bersambung antara kiri dan kanannya)”.
Dari Abi Jahiifah ra: “Para sahabat berebutan mengambil telapak tangan beliau dan mengusapkannya di wajah mereka, ketika kutaruh telapak tangan beliau saw diwajahku ternyata telapak tangan beliau saw lebih sejuk dari es dan lebih wangi dari misik”

Allahumma sholli wa sallim wa baarik ‘alaih…

هذه القصيدة الصلاة علی المظلل
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰
Qosidah Ashsholatu ‘Alal Mudhollal

الصلاة علی المظلل بالغمامة
Ashsholâtu ‘alâl mudhollal bil ghomâmah Read More…

Advertisements
Posted by: Syukron Tanzilah | April 1, 2015

Qosidah Birrul Walidain

Salah satu yang membuat Alhabib Ali Al Habsy menjadi besar maqom beliau adalah kuatnya kebaktian Serta hormat beliau kepada sang ibu. Bahkan beliau tidak merasa memiliki harta ataupun barang yang berharga selagi ibu beliau masih hidup padahal alhabib Ali memiliki harta yang barokah dan melimpah, semua yang beliau miliki beliau manfaatkan untuk membuat sang ibu ridho dan gembira.
Alhabib Ali alhabsyi berkata : aku tidak merasa memiliki sesuatu atau merasa mempunyai hak atas diriku selagi ibu masih hidup, karena yang aku miliki semuanya adalah milik ibuku,
Subhanallah…..

Sebuah pelajaran yang berharga, di zaman ini banyak anak anak yang sangat pelit terhadap orang tuanya dan merasa berat jika ingin memberikan sebagian uang nya atau sesuatu, tapi jika ia memberi teman dekat atau istrinya ia tanpa perhitungan.

Laa ilahaillallah…..

Ketahuilah bahwa apa yang kita berikan kepada orang tua adalah hutang yang akan Allah bayar berlipat ganda apalagi ketika orang tua kita telah tiada.. Bahkan Allah akan mempersiapkan anak anak kita yang akan berbakti pada kita

ﺍﻟﺒِﺮُّ ﺳَﻠَﻒ
Berbakti itu adalah laksana hutang
ﻛَﻤَﺎ ﺗَﺪِﻳﻦُ ﺗُﺪَﺍﻥ
Sebagai mana engkau mengutangi maka dengan hal itu engkau akan di bayar
Jika memberi hutang kebaikan maka akan di bayar kebaikan yang lebih, Jika kau meberikan kejelekan pada orang tua maka hutang kejelekan dan rasa pelit itu akan di bayarkan padamu oleh anak anakmu..
Apakah kita tidak takut di masa kita tua & lemah serta tidak mampu melakukan apa apa, kemudian datang anak anak kita dengan sifat yang jelek dan mencemoohkan kita, tidak mau melayani kita, tidak mau memberikan sedikit uang nya pada kita yang lemah dan sangat perlu bantuan, atau tidak kah kita takut jika anak anak kita memberi kita uang yang sangat sedikit dengan lisan yang selalu mencela kita dan mengatakan kepada kita…
Ibu ini/bapak ini nyusahkan terus…
Ibu ini/bapak ini saya kan juga punya kepentingan..
Makanya klo di kasih tau jangan ngelawan, klo begini kan nyusahkan semua…

Laa ilahaillallah….

Sebelum itu terjadi mari… kita bahagiankan orang tua kita. Yakinlah… Kebahagian anda dunia akherat dalam kebahagian orang tua..! Atas kadar memasrahkan nya semua yang kita miliki pada orang tua maka atas kadar itu juga derajat kita di sisi Allah..

Alhabib Ali alhabsyi memasrahkan jiwa dan raganya untuk sang ibu, beliau berkata : jika ibuku membawaku kepasar dan berkata ini adalah budak ku dan aku akan menjualnya.. maka aku (kata habib Ali) tidak akan memungkiri di depan orang klo aku adalah budaknya..

Laa ilahaillallah…

هذه القصيدة بر الوالدين
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰
Qosidah Birrul Walidain ini adalah  yang biasa dilantunkan al Habib Syech Assegaf

يا ربنا يا ربنا إغفرلنا
Yâ Robbanâ yâ Robbanâ ighfir lanâ
Read More…

Posted by: Syukron Tanzilah | March 29, 2015

Sholla ‘Alaikallohu Ya ‘Adnani

Setelah itu aku berkata: Dia adalah junjungan kita, Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdil Muththalib.
Namanya (nama Abdul Muthalib) adalah Syaibatul Hamdi, dan perilaku-perilakunya yang luhur itu terpuji.
Ia putra Hasyim, yang nama sebenarnya ‘Amr, putra Abdi Manaf, yang nama sebenarnya Mughirah, yang keluhuran itu dicitrakan kepadanya karena kemuliaan nasabnya. Ia putra Qushay, yang nama sebenarnya Mujammi’.
Disebut Qushaiy karena jauhnya (ia pergi) ke negeri Qudha‘ah yang jauh. Sampai Allah Ta‘ala mengembalikannya ke tanah haram (suci) dan terhormat, lalu Dia memeliharanya dengan suatu pemeliharaan yang sesungguhnya.
Ia putra Kilab, nama sebenarnya Hakim, putra Murrah, putra Ka‘ab, putra Luayy, putra Gholib, putra Fihr, yang nama sebenarnya Quraisy. Dan kepadanya dinasabkan semua suku Quraisy. Orang yang di atasnya adalah dari Kabilah Kinanah, sebagaimana pendapat banyak orang.
Ia (Fihr) adalah putra Malik, putra Nadhr, putra Kinanah, putra Khuzaimah, putra Mudrikah, putra Ilyas. Dan Ilyas ini adalah orang pertama yang mengorbankan unta ke tanah haram (BaitulHaram). Dan di tulang punggungnya, terdengar Nabi SAW menyebut dan memenuhi panggilan Allah Ta‘ala. Ia (Ilyas) adalah putra Mudhar bin Nizar bin Ma‘ad bin Adnan.

Inilah kalung yang butiran-butiran mutiaranya terangkai oleh sunnah yang tinggi. Untuk menyebutkan orang-orang di atasnya (di atas Adnan) sampai kepada Al-Khalil, Nabi Ibrahim, Syari‘ (yakni Nabi) menahan dan enggan menyebutnya. Dan tidak diragukan lagi, menurut orang-orang yang memiliki ilmu nasab, nasab Adnan sampai kepada Dzabih (orang yang akan disembelih), yakni Ismail.

Alangkah agungnya nasab itu dari untaian permata yang bintangnya gemerlapan. Bagaimana tidak, sedangkan tuan yang paling mulia (Nabi Muhammad Shollallahu’alayhi wasallam) adalah pusatnya yang terpilih.

Allahumma sholli wasallim wa baarik ‘alaih..

هذه القصيدة صلی عليك الله
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰

صلى عليك الله يا عدنانی
يا مصطفی يا صفوة الرحمن

Shollâ ‘alaikallâhu yâ ‘Adnânî  Yâ Mushthofâ yâ shofwatar-rohmâni Read More…

Posted by: Syukron Tanzilah | March 28, 2015

Ya Imamar Rusli (Maa Ro-at ‘Ainun)

Alhabib Abu Bakar bin Hasan Alatthas azzabidi:
Diriwayatkan ketika nabi Daud AS bertanya kepada Allah: “Wahai Allah bagi Mu nikmat apa yg paling terkecil yg pernah Kau ciptakan?”
Kemudian Allah menjawab:
“nikmat terkecil yg pernah KU ciptakan adalah KU ciptakan udara untuk seluruh makhluq-KU bernafas”
Kemudian Nabi Daud AS bertanya lagi,,
“Wahai Allah bagi Mu nikmat apa yg terbesar yang pernah Kau ciptakan?”
Kemudian Allah menjawabnya:
“Nikmat terbesar yg pernah KU ciptakan adalah nikmat menciptakan Muhammad Shollallahu’Alayhi wasallam “

ما رأت عين وليس تری
مثل طه فى الوری بشری
Mata belum pernah melihat dan tak akan lagi melihat yang seperti Nabi Muhammad Saw, diantara seluruh manusia ini,

Allahumma sholli wa sallim wa baarik ‘alaih

هذه القصيدة يا إمام الرسل يا سندى
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰
Qosidah Ya Imamar Rusli ini adalah yang biasa dilantunkan Haddad Alwi & Sulis

يا إمام الرسل ياسندي
Yâ Imâmar-rusli yâ sanadî
Read More…

Posted by: Syukron Tanzilah | March 17, 2015

Nadhom Al-Asmaul Husna

Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, barangsiapa memeliharanya (membaca setiap hari) maka ia pasti masuk surga (H.R. Turmudzi)

نظم الأسمآء الحسنی
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Berikut ini adalah Teks Nadhom Al-Asmaul Husna

بسم الله الرحمن الرحيم
Bismillâhir-rohmânir-rohîm

بسم الله بدأنا ¤ والحمد لربنا
Bismillâhi bada,nâ walhamdu lirobbinâ

والصلاة والسلام ¤ للنبي حبيبنا
Washsholâtu wassalâmu lin-Nabî habîbinâ

ياالله ياربنا ¤ أنت مقصودنا
Yâ Allâh Yâ Robbanâ Anta maqshûdunâ

رضاك مطلوبنا ¤ دنيا وأخرانا
Ridlôka mathlûbunâ dunyâ wa ukhrônâ Read More…

Posted by: Syukron Tanzilah | March 15, 2015

Ya Man Hawahum Aqom

هذه القصيدة يا من هواهم أقام
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰
Qoshidah Ya Man Hawahum Aqom (Wahai Orang orang yang cintanya bersemayam), Qosidah karangan Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad

يا من هواهم أقام
في مهجتي واستقر

Yâ man hawâhum aqôm fî muhjatî wastaqor
Wahai orang orang yang cintanya bersemayam dan mengakar kokoh dalam relung hatiku Read More…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories